Tuesday, June 4, 2013

Alien


Dalam obrolan ringan, seorang kawan beragama melempar isu bahwa Tuhan itu tidak eksis. Semua kejadian demi kejadian terjadi karena kuasa Alien. Setelah mengatakan ini dia minta maaf kepada Nabi Muhammad, Allah, Bunda Maria, Budha dan terpenting Sang Hyang Widhi sambil memberikan senyum lebar.

Alien, saya masih setengah-setengah percaya. Karena di kumpulan benda langit terdekat dengan bumi, Saturnuspun belum terjamah untuk diteliti sampai ke dasar. Apalagi gugus Andromeda yang letaknya super jauh meskipun terhitung sebagai tetangga paling dekat Bima Sakti, -tempat Bumi dan Saturnus ada-. Jadi keberadaan Alien bisa jadi ada. Seperti penemuan beberapa tahun lalu di dasar laut, dengan panas mencapai 150 derajat, tidak ada oksigen, dan pemakaian bahan kimia beracun sekelas Methan sebagai salah satu bahan bakar kehidupannya, mustahal makhluk hidup bisa bertahan. Namun malah ditemukan organisme hidup yang mengandalkan kondisi itu, mereka bahkan bertetangga, berkecamatan dan berkota-kotaan.

Penelitian, laporan saksi mata, buku hingga film menimbulkan pro kontra tentang keberadaan Alien sampai sekarang. Informasi terakhir mengenai Alien saya dapatkan di film bergenre komedi berjudul "Paul". Paul adalah alien yang hidup di gugus Andromeda, dia ternyata sudah teken kontrak dengan "Amerika" sejak puluhan tahun silam untuk ikut berkontribusi memberikan informasi tentang alien, teknologi, kecerdasan dan lainnya. Dengan bertelanjang dada, memakai celana pendek dan sendal jepit, Paul tidak henti-hentinya merokok dan melucu sambil memberikan celetukan-celetukan ringan tentang keberadaan Alien, tentu dengan gayanya yang so Amerika. Paul juga punya kerjaan sampingan, dia ikut memberikan saran kepada salah satu sineas ternama yaitu Steven Spielberg dalam film E.T nya.

Steven, berkonsultasi dengan Paul untuk debut filmnya. Film E.T sukses besar.

Kembali ke rekan saya itu, dia percaya dengan keberadaan Alien yang super cerdas. Keberadaan manusia melalui kloning adalah salah satu bentuk teknologi "kuno" yang dimiliki alien untuk menciptakan kita, katanya. 

Kata saya "Kloningan memiliki keterbatasan akut. Dan hanya Tuhan yang sanggup membuat manusia berjiwa asli, bukan assun (asal suntik)...".
Lanjut saya, "Ya karena karena kloning terbatas akan sifat dasarnya saja, bukan pengalamannya", Dan Film tentang kakunya kloners diceritakan dengan bagus di "Cloud Atlas". 
Saya tutup "Titipkan aku 10 kloningan kamu, aku pasti minta tambah versi aslinya".

Dia tertawa ngakak sampai semburat merah di pipinya yang sawo matang terlihat. 
Jieee, GR.

No comments:

Post a Comment